Senin, 04 Agustus 2014

New Cousin(s)

Hello~ ^-^/

Entri ini masih ada hubungannya dengan entri sebelumnya yang membahas Lebaran tahun ini. Umm, aku akui, tahun ini sangat spesial! Jadi, to the point saja~

Momen lain selama bulan puasa di tahun ini adalah lahirnya sepupu baru! :D Tepatnya, tanggal 18 Juli 2014 pukul 22.30, lahirlah bayi laki-laki yang diberi nama Haikal Ramadhan Affandi. Alhamdulillah, ibu dan bayinya bisa melalui persalinannya dengan cepat dan lancar :) Sebelumnya, aku mau minta maaf sama Om-ku kalo aku nge-post fotonya di blog (misalnya saja suatu hari nanti dibaca). Karena aku juga cuma ngambil dari Facebook-nya dan nggak bilang-bilang #ups XD Nah, di bawah ini adalah fotonya Haikal~
Haikal Ramadhan Affandi
Unyu kan? Kalo sekarang baru umur 18 hari jadinya :D

Lalu, foto yang di bawah ini adalah Haikal bareng kakaknya, Zaki <3
Zaki dan Haikal
Sekedar info, selisih umur mereka 3 tahun 3 bulan, karena sang kakak atau sekarang dipanggil Mas Zaki lahir di tanggal 7 April 2011 n_n

Sebenernya, Haikal adalah bayi kedua yang lahir di tahun ini. Bayi pertama diberi nama Satria Pratama yang lahir tanggal 20 Juni 2014 adalah anak pertama dari Om Nanang dan Tante Nunung. Ini adalah foto Zaki lagi nyium Satria <3 <3
Zaki dan Satria #kiss #unyu <3
Jadi, di tahun ini, aku resmi punya tiga adek sepupu dan semuanya laki-laki :D Walaupun sebenarnya, dokter yang melakukan USG sebelum Haikal lahir mengatakan bahwa yang lahir adalah perempuan. Tapi, feeling Tanteku bilang kalo anaknya yang lahir bakal laki-laki. Dan feeling-nya memang benar ternyata X)b

Happy Eid Fitr 1435 H

Welcome Lebaran! \^w^/

Well, I'd like to say Happy Eid Fitr 1435 Hijriyah. Taqabbalallahu minna wa minkum. May Allah accept our prayer and good deeds while we were doing fasting or not #iykwim Aameeen :D

Tidak terasa sudah masuk bulan Agustus. Kayaknya baru aja masuk bulan Juli yang notabene awal-awal puasa. Dan sekarang udah H+7 Lebaran. Hayaiiii~! Semoga kita masih bisa dipertemukan dengan bulan Ramadhan lagi di tahun mendatang yaa :)

Bicara tentang Lebaran, pasti ada satu hal yang nggak mungkin dilewatkan, yaitu cookies alias kue kering khas Lebaran. Selama bulan puasa kemaren, Mamaku dan aku udah mulai bikin kue kering dari awal puasa. Beliau udah terima pesanan kue kering dari adek-adeknya (alias Om dan Tanteku) dan beberapa temen beliau juga. Kue kering yang dibuat cuma 3 macam, yaitu nastar, kastengel dan putri salju. Yang paling banyak dipesan adalah nastar dan kastengel. Tapi, yang paling banyak menghabiskan waktu dan tenaga adalah pembuatan nastar. Dari membuat selai nanas, membentuk selai menjadi bulatan-bulatan kecil, kemudian selai yang sudah dibentuk tersebut dimasukkan ke adonan roti yang sudah dipipihkan lalu dibentuk menjadi seperti bola. Intinya, selai itu jadi 'isi' di dalam kue nastar tersebut. Selanjutnya, diolesi kuning telur, ditaburi keju parut dan kemudian dipanggang~

Kalo kastengel mah tinggal dicetak adonannya, diolesi kuning telur, ditaburi keju parut juga dan dipanggang. Nah, yang paling cepat prosesnya udah pasti putri salju. Karena tinggal cetak adonan terus dipanggang deh. Kalo udah agak dingin, baru dikasih gula halus atau icing sugar :3

Jadi, mencium aroma kue yang lagi dipanggang hampir tiap pagi jadi hal yang biasa di bulan puasa. Mungkin nggak akan masalah kalo lagi 'halangan', namun selama di pertengahan bulan jadi godaan terbesar buat aku u,u Walaupun gitu, aku bersyukur karena bisa menghindari 'aroma menggoda' itu karena harus berangkat PKL #ngekek Aku jadi kasian sama para tetangga yang jadi 'korban' aroma itu.. Ahahaha~ #evilslaugh

Kalo kue favoritku sejak dulu adalah 'Si Keju' alias kastengel XD Dan belum lama ini, aku jadi suka putri salju juga. Karena sekarang udah H+7 Lebaran, kue kering di rumah udah hampir habis #yaiyalah XDD Yang masih tersisa cukup banyak sampai saat ini adalah nastar. Kalo boleh jujur, aku dan adekku yang paling sering makan kastengel dan putri salju dari hari Lebaran pertama. Karena sebelum Lebaran tiba, orang tua udah mudik duluan ke Purwokerto -__-a Aku nggak mengeluhkan itu sih, daripada di jalan udah pasti kena macet, lebih baik Lebaran di rumah saja sambil ngabisin kue kering #ups X3 Jadi, pas Lebaran, hanya tinggal Eyang Uti, adekku dan aku di rumah. Jujur aja *lagi*, rasanya beda banget kalo nggak ada orang tua di rumah :|

Berbeda dengan Lebaran beberapa waktu lalu, keluarga di rumah pasti bikin sambal goreng yang isinya daging giling yang dibentuk bola-bola kecil, kentang dan krecek, tapi di tahun ini jadi berbeda. Mendekati 1 Syawal, seingatku di hari kedua terakhir, Eyang Uti dan aku bikin rendang bumbu pedas. Walaupun sebenernya nggak pedas sama sekali buat aku.. hehe~ Biarpun nggak kerasa pedas, aku langsung suka sama rendangnya :9 Bahkan, semua anggota keluarga juga bilang enak. Pokoknya enak dan aku mau lagii~ :3