Senin, 15 Oktober 2012

Instalasi dan Konfigurasi FTP Server di Debian 6 (Squeeze)

A. Pengertian FTP Server


FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah antar jaringan.

FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

B. Langkah-langkah Instalasi dan Konfigurasi FTP Server

1.   Langkah pertama, install FTP server. Ketikkan syntax apt_get install proftpd.


  1. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Saat proses instalasi, kita akan ditanyai apakah akan menjalankan service proftpd sebagai service dari inetd atau standalone. Pilihan “from inetd” digunakan jika traffic jaringan tidak terlalu tinggi. Pilihan standalone digunakan untuk keadaan jaringan yang sebaliknya. Pilih saja standalone. 

     3.   Proses instalasi pun selesai~

 
  1. Selanjutnya, coba akses alamat ftp://ip.address.server/ pada browser client. Jika sudah muncul permintaan login, berarti instalasi sudah berhasil.

A. Mengkonfigurasi FTP server

 
Cobalah mengklik link up to parent directory atau naik ke direktori atasnya. Maka seluruh isi file system akan ditampilkan. Tentu saja kita tidak ingin hal ini terjadi, karena sangat mengganggu masalah keamanan server.
  1. Pertama ketikan perintah nano /etc/proftpd/proftpd.conf


  1. Selanjutnya, temukan kata #Defaultroot, hilangkan tanda pagar didepannya.

  1. Anda juga bisa mengubah NamaServer sesuai keinginan pada kata ServerName.



  1. Selanjutnya, lakukan restart pada FTP Server. Ketik /etc/init.d/proftpd restart
  2. Lalu, cobalah akses alamat ftp://ip.address.server/ pada browser client. Lihat perubahan yang terjadi.


B. Melakukan konfigurasi tanpa harus wajib login


  1. Pertama bukalah nano /etc/proftpd/proftpd.conf


     2.  Kemudian, temukan kata <#Anonymous ~ftp> , hilangkan tanda pagar didepannya
         hingga anda menemukan kata <#Anonymous> dibawahnya.





  1. Lalu, lakukan restart, ketik /etc/init.d/proftpd restart
           Catatan: Restart selalu dilakukan setiap anda selesai melakukan konfigurasi.


      4Kemudian, cobalah akses alamat ftp://ip.address.server/ pada browser client.
          Lihat perubahan yang terjadi.

             Hasilnya, anda tidak perlu login dan akan muncul tampilan seperti di atas ini.


C. Membuat Direktori Baru

     1.  Buat folder, misal dengan nama oke. Berarti, ketikkan sintak mkdir /home/ftp/oke

     2.  Setelah itu, cobalah untuk mengakses alamat ftp://ip.address.server/ pada
         browser client. Lihat perubahan yang terjadi. Akan tampak folder oke.

D. Mengupload File dari Komputer Client

     1.  Pastikan anda telah menginstall FileZilla Client.
     2. Bukalah FileZillaClient tersebut. 
     3. Selanjutnya, ketikkan:
         IP Address Server pada Host, User pada Useername, Password User  pada
         Password lalu kilk Quickconnect.

 a. Hasil yang tampak saat setting wajib login

 b. Hasil yang tampak saat setting tidak wajib login

  1. Pilih file/folder yang akan di-upload, lalu klik kanan pilih Upload. Atau bisa juga lakukan Drag and Drop (klik file/folder yang akan di upload lalu Drag and Drop ke kolom yang tersedia.)

Catatan : bila proses upload file/folder berhasil maka akan munul tulisan Succesfull Transfer.



  1. Selanjutnya, cobalah mengakses alamat ftp://ip.address.server/ pada browser client. Lihat perubahan yang terjadi.
Catatan: akan muncul folder 1sept yang telah di-upload.
 




KELOMPOK 10

Nur Anjar Sari ( FB: Ansa Nuranjarsari)
Rara Amilia Shofia ( FB: Rara Amilia)

Siswa TKJ B di STEMBAYO (SMK N 2 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA)

Sekian dan Terima Kasih




Tidak ada komentar :

Posting Komentar