Senin, 29 September 2014

PKL vs. Magang (Versi Curcol)

Entri ini masih ada hubungannya sama ini. Kalo di entri sebelumnya membahas mengenai perbedaan PKL dengan Magang versinya Stembayo, kali ini aku mau curcol selama menjadi siswa PKL :) Umm, nggak usah heran kalo di entri tersebut pake bahasa Inggris, aku pun juga tidak tahu dengan diriku sendiri yang terkadang mood (baca: memaksakan diri) pake bahasa lain. Aku sadar kalo bahasa Inggrisku bakalan..err.. kacau (?) kalo jarang aku praktikkan, padahal aslinya aku orang yang pemalu dan susah untuk mengawali sebuah topik pembicaraan sama seseorang yang baru aku kenal, apalagi orang bule >_< Aku itu orangnya awkward dan (sok) cool di luar, tapi absurd dan care di dalam #njukngopo #ignoreit :v Buat yang nggak suka curcolan, mending nggak usah dibaca sejak awal. But, if you still insisting yourself to read it, it's up to you, then~ *evilsmirk*

Kegiatan PKL dan Magang Stembayo Tahun Ajaran 2014/2015 sudah dilaksanakan sejak tanggal 1 Juli 2014 lalu. Sebelum dimulai, aku dan teman-teman mesti menjalani rangkaian kegiatan sebelum diizinkan melaksanakan kegiatan tersebut. Salah satu kegiatan yang paling krusial adalah Ujian Nasional. Kegiatan ini selalu menjadi momok bagi siswa tahun ketiga di tiap tahunnya. UN tahun ajaran ini dimulai dari tanggal 14-16 April 2014. Maaf, bukan 6 hari seperti halnya SMA #ngekek Nah, gimana hasil UN-nya? Alhamdulillah sudah keluar meskipun telat sebulan~ Alhamdulillah juga, aku memperoleh hasil sesuai dengan target minimalku :)

Setelah hasil UN keluar, masih ada satu kegiatan berupa Pembekalan Kegiatan Prakerin/PI dan Magang yang dilaksanakan tanggal 16 Juni 2014. Sebenarnya, kegiatan tersebut sudah dilaksanakan untuk kedua kalinya. Kegiatan pembekalan pertamanya sudah dilaksanakan sejak sebelum UN. Inti dari kegiatan tersebut adalah sebagai persiapan untuk memantapkan siswa kelas 4 dalam kegiatan PKL/Magang di DU/DI nanti. Dari kegiatan tersebut, aku punya satu quote nge'jlebb' dari, sebut saja namanya 'Pak Totok Kumis' XD Beliau berkata "Kalian itu sebenarnya sudah 99,99% lulus, tapi masih ada 0,01% yang 'menghambat' kelulusan kalian, yaitu Sertifikat Prakerin. Meskipun Usek dan UNAS kalian bagus pun, tapi kalau kalian nggak punya sertifikat itu, kalian nggak bakal diluluskan oleh sekolah." #jlebb #pembekalan16Juni2014 #byWKS4

Kenapa aku bilang nge'jlebb'? Yaa, karena secara pribadi, quote tersebut membuktikan bahwa aku sudah lulus. Namun, kelulusanku 'dihambat' oleh Sertifikat PKL/Magang. Di satu sisi, aku merasa 'berbeda' dengan teman-teman dari SMA/SMK lain yang tahun ini resmi lulus. Namun, di sisi lain, aku merasa sangat beruntung karena aku punya waktu satu tahun untuk memikirkan prodi untuk kuliah nanti. Biarpun aku siswa jurusan TKJ, aku masih belum yakin ingin lanjut atau 'serong' #iykwim Terlepas dari hal itu, aku harus belajar untuk seleksi masuk perguruan tinggi supaya bisa bersaing dengan 'mereka' yang baru lulus tahun depan nanti :3 'Mereka' yang aku maksud sudah pasti adik kelas, tapi kan aku jadi satu angkatan dengan mereka kalo di perguruan tinggi nanti u_u Umm, apa ya? Berasa 'tua' aja gitu #ugh Hmm, karena aku nggak mau ngerepotin orang tua dengan biaya kuliah, aku juga ingin mengajukan beasiswa, entah Bidik Misi atau dari instansi lain yang menyediakan beasiswa. Semoga Allah menghendaki yang terbaik buat aku. Aamiin :D

Mulai bosan? :v

OK, aku bakal langsung ke intinya. Sebenarnya, aku masih awang-awang (?) kalo saat ini udah hampir masuk bulan keempat dalam kegiatan PKL. Dibilang nggak kerasa juga salah, karena aku sangat menyadari dan mengalami proses kegiatan ini selama 3 bulan penuh di PSDI. Banyak pengalaman yang aku dapatkan di sini. Mulai dari konfigurasi VOIP, konfigurasi perangkat jaringan, instalasi OS dan software yang belum ada di sekolah, diajak masuk ke Gedung SV-UGM, bahkan ikut seminar di Auditorium Grha Sabha Pramana meskipun cuma duduk di backstage :v Yang belum lama ini, diajak masuk ke ruang Data Center PSDI yang merupakan 'jantung informasi' milik UGM. Nah, bagian yang paling ditunggu-tunggu adalah di hari Jumat karena aku bareng Nia, Nurna dan One jajan di Foodcourt Plaza Campus UGM yang letaknya cuma di sebelah PSDI XD Kami berempat punya agenda tersebut khusus di hari Jumat, supaya nggak bosan makan di dalam gedung terus. Tapi, ada harga ada rupa. Namanya di kampus, sudah pasti harga mahasiswa, cenderung mahal untuk kantong pelajar .__. Tapi, lumayan lah, untuk variasi menunya ;) Jadi, kalo selama 3 bulan ini ada siswa berseragam OSIS putih abu-abu ke Foodcourt UGM khusus tiap hari Jumat, itu pasti aku! #roftl Beberapa minggu ini (ingat, di hari Jumatnya), kami berempat juga sempat reuni kecil-kecilan bareng teman-teman dari Jogja Media Net, yaitu Latiev, Lulu, Ratna dan Endah :)

Tapi, dari semua pengalaman tersebut, aku paling suka dengan koneksi Internet di sini. Bagi downloader maniac (kayak aku #duh), koneksi di PSDI bagaikan harapan lama yang terkabulkan #KSBB XP Dari bulan pertama PKL, aku ngerasa excited dan cuma bisa #muntahpelangi sama koneksi di sini. Aku mulai update beberapa anime di musim panas 2014 ini. Bulan kedua, masih lumayan excited lah dengan update blog juga. Tapi, di bulan ketiga ini, aku sudah mulai jenuh. Jenuh dengan kegiatan update anime. Mungkin, aku lagi malas aja sih~ Aku juga punya kewajiban lain yang harus aku kerjakan. Yaitu, laporan! :3 Yeap, di PSDI ini, kami sebagai siswa PKL diminta oleh pembimbing untuk membuat laporan tiap minggu. Selain buat laporan, aku juga mengetik jurnal harian. Walaupun sebenarnya, dari sekolah sudah dikasih buku jurnal berwarna pink, dengan harapan siswa kelas 4 bisa menulis kegiatan PKL/Magang mereka setiap harinya di buku tersebut. Masalahnya, aku malas menulis di buku itu karena alasan terkonyol yang pernah aku miliki, yaitu nggak ada pulpen *muka datar* Ada satu sih, cuma sayang kalo dihabiskan tintanya #plakk Entah kenapa, aku lebih enjoy dengan mengetik sekarang. Update tulisan pun mudah, kalo mau bawa file-nya tinggal pake flashdisk dan satu hal yang pasti, bebas typo yang berlebihan :3 Alhasil, buku jurnalku masih bersih tanpa 'hitam diatas putih' walaupun selalu berada di tas yang aku bawa tiap berangkat PKL XD
Karena nggak wajib diisi, yaudah, sekalian aja nggak usah diisi #ups X3

OK, itu curcolanku selama 3 bulan menjadi siswa PKL di PSDI. Masih ada sisa 3 bulan untuk belajar banyak hal, mendapat teman dan pengalaman baru di sini. Bagaimana dengan curcolanmu? ;)

Jumat, 26 September 2014

OJT vs. Internship (Stembayo's version)

Helloo~ Anybody here? By the way, it's already September and 4 days left before the end of this month! I've already explained about my current activity on this post. Yeap, I'm an On-the-Job Training Student (siswa PKL) in PSDI. Shortly, I've already been an OJT student for almost 3 months. So, what's the point between the title and this sake of talking? Umm, I want to tell you about the difference between Stembayo's OJT and Internship.

In Stembayo, there are some regulations that my friends and I as 4th year student must be obeyed.
One of them is we HAVE TO do OJT or Internship activity as one of graduation requirements. 

I'm gonna explain about them briefly! I'm not sure how brief I can make it, tho~ First, I'll explain about OJT.

OJT (On-the-Job Training)
  1. Minimum time is 4 months and maximum time is 6 months. It doesn't matter if the industries or institutes are different.
  2. As a student, we have to submit the OJT proposal to the industry or institute. And also, make two copies of it if the proposal is agreed by the industry.
  3. We can't ask privileges/facilities from the industry.
  4. As a proof that we have almost finished our OJT, we have to fill the OJT certificate form, print, and submit it to school.
Internship
  1. Minimum time is ONE YEAR in a same place (only one industry or institute).
  2. On the contrary, the industry or institute will recruit the students with some specific tests.
  3. Internship student can get some privileges from the industry, such as: salary and other facilities.
  4. Same as OJT, there will be certificate, (not only one but three!) as proofs that we have almost finished the internship. The certificates are OJT, Competence and Internship.
So, I can make those differences into some conclusions: 
  • If you want to continue your study (means, you want to attend university), you have to choose OJT.  Because internship is special for students who want to work immediately after graduating.
  • If you want to earn money, choose internship! Frankly enough, huh? #lol
  • If you are an internship student and the industry wants to promote you as their full-time employee, that doesn't mean that you can't continue your study. If you're lucky enough, you can get scholarship from them and attend university XD
After telling so many things, I realize that my grammar and vocabulary are so messed up. Because I never think that I will make this topic into English. So, mind to #cmiiw? :)

Senin, 04 Agustus 2014

New Cousin(s)

Hello~ ^-^/

Entri ini masih ada hubungannya dengan entri sebelumnya yang membahas Lebaran tahun ini. Umm, aku akui, tahun ini sangat spesial! Jadi, to the point saja~

Momen lain selama bulan puasa di tahun ini adalah lahirnya sepupu baru! :D Tepatnya, tanggal 18 Juli 2014 pukul 22.30, lahirlah bayi laki-laki yang diberi nama Haikal Ramadhan Affandi. Alhamdulillah, ibu dan bayinya bisa melalui persalinannya dengan cepat dan lancar :) Sebelumnya, aku mau minta maaf sama Om-ku kalo aku nge-post fotonya di blog (misalnya saja suatu hari nanti dibaca). Karena aku juga cuma ngambil dari Facebook-nya dan nggak bilang-bilang #ups XD Nah, di bawah ini adalah fotonya Haikal~
Haikal Ramadhan Affandi
Unyu kan? Kalo sekarang baru umur 18 hari jadinya :D

Lalu, foto yang di bawah ini adalah Haikal bareng kakaknya, Zaki <3
Zaki dan Haikal
Sekedar info, selisih umur mereka 3 tahun 3 bulan, karena sang kakak atau sekarang dipanggil Mas Zaki lahir di tanggal 7 April 2011 n_n

Sebenernya, Haikal adalah bayi kedua yang lahir di tahun ini. Bayi pertama diberi nama Satria Pratama yang lahir tanggal 20 Juni 2014 adalah anak pertama dari Om Nanang dan Tante Nunung. Ini adalah foto Zaki lagi nyium Satria <3 <3
Zaki dan Satria #kiss #unyu <3
Jadi, di tahun ini, aku resmi punya tiga adek sepupu dan semuanya laki-laki :D Walaupun sebenarnya, dokter yang melakukan USG sebelum Haikal lahir mengatakan bahwa yang lahir adalah perempuan. Tapi, feeling Tanteku bilang kalo anaknya yang lahir bakal laki-laki. Dan feeling-nya memang benar ternyata X)b

Happy Eid Fitr 1435 H

Welcome Lebaran! \^w^/

Well, I'd like to say Happy Eid Fitr 1435 Hijriyah. Taqabbalallahu minna wa minkum. May Allah accept our prayer and good deeds while we were doing fasting or not #iykwim Aameeen :D

Tidak terasa sudah masuk bulan Agustus. Kayaknya baru aja masuk bulan Juli yang notabene awal-awal puasa. Dan sekarang udah H+7 Lebaran. Hayaiiii~! Semoga kita masih bisa dipertemukan dengan bulan Ramadhan lagi di tahun mendatang yaa :)

Bicara tentang Lebaran, pasti ada satu hal yang nggak mungkin dilewatkan, yaitu cookies alias kue kering khas Lebaran. Selama bulan puasa kemaren, Mamaku dan aku udah mulai bikin kue kering dari awal puasa. Beliau udah terima pesanan kue kering dari adek-adeknya (alias Om dan Tanteku) dan beberapa temen beliau juga. Kue kering yang dibuat cuma 3 macam, yaitu nastar, kastengel dan putri salju. Yang paling banyak dipesan adalah nastar dan kastengel. Tapi, yang paling banyak menghabiskan waktu dan tenaga adalah pembuatan nastar. Dari membuat selai nanas, membentuk selai menjadi bulatan-bulatan kecil, kemudian selai yang sudah dibentuk tersebut dimasukkan ke adonan roti yang sudah dipipihkan lalu dibentuk menjadi seperti bola. Intinya, selai itu jadi 'isi' di dalam kue nastar tersebut. Selanjutnya, diolesi kuning telur, ditaburi keju parut dan kemudian dipanggang~

Kalo kastengel mah tinggal dicetak adonannya, diolesi kuning telur, ditaburi keju parut juga dan dipanggang. Nah, yang paling cepat prosesnya udah pasti putri salju. Karena tinggal cetak adonan terus dipanggang deh. Kalo udah agak dingin, baru dikasih gula halus atau icing sugar :3

Jadi, mencium aroma kue yang lagi dipanggang hampir tiap pagi jadi hal yang biasa di bulan puasa. Mungkin nggak akan masalah kalo lagi 'halangan', namun selama di pertengahan bulan jadi godaan terbesar buat aku u,u Walaupun gitu, aku bersyukur karena bisa menghindari 'aroma menggoda' itu karena harus berangkat PKL #ngekek Aku jadi kasian sama para tetangga yang jadi 'korban' aroma itu.. Ahahaha~ #evilslaugh

Kalo kue favoritku sejak dulu adalah 'Si Keju' alias kastengel XD Dan belum lama ini, aku jadi suka putri salju juga. Karena sekarang udah H+7 Lebaran, kue kering di rumah udah hampir habis #yaiyalah XDD Yang masih tersisa cukup banyak sampai saat ini adalah nastar. Kalo boleh jujur, aku dan adekku yang paling sering makan kastengel dan putri salju dari hari Lebaran pertama. Karena sebelum Lebaran tiba, orang tua udah mudik duluan ke Purwokerto -__-a Aku nggak mengeluhkan itu sih, daripada di jalan udah pasti kena macet, lebih baik Lebaran di rumah saja sambil ngabisin kue kering #ups X3 Jadi, pas Lebaran, hanya tinggal Eyang Uti, adekku dan aku di rumah. Jujur aja *lagi*, rasanya beda banget kalo nggak ada orang tua di rumah :|

Berbeda dengan Lebaran beberapa waktu lalu, keluarga di rumah pasti bikin sambal goreng yang isinya daging giling yang dibentuk bola-bola kecil, kentang dan krecek, tapi di tahun ini jadi berbeda. Mendekati 1 Syawal, seingatku di hari kedua terakhir, Eyang Uti dan aku bikin rendang bumbu pedas. Walaupun sebenernya nggak pedas sama sekali buat aku.. hehe~ Biarpun nggak kerasa pedas, aku langsung suka sama rendangnya :9 Bahkan, semua anggota keluarga juga bilang enak. Pokoknya enak dan aku mau lagii~ :3

Jumat, 18 Juli 2014

My 'Curcol' (?)

Hey, how's life? I missed you so much, my blog XP

Setelah sekian lama nggak buka blog, akhirnya bisa aku update lagi :3 Nggak kerasa aja udah hampir 2 tahun blog ini nggak keurus. Ya, tentunya karena ada alasan utama, yaitu MALES XD
Sebenernya ada niat pengen update blog, entah dengan tema tutorial, berita terbaru atau curcolan nggak penting. Tapi, di rumah jarang (BANGET) ada koneksi yang bagus dan kalo di sekolah juga disibukkan sama kegiatan pelajaran #halah Jadi, nggak pernah kesampaian deh~ u,u

Maka dari itu, aku pengen curcol aja kali ini. Tapi, apa ya? Aku bingung, aku khawatir jika terlalu frontal dan malah justru buat diary di sini secara nggak sadar :p Dan, apakah ini akan terhitung sebagai diary juga nantinya? Entahlah, mungkin saja iyaa~
OK, mungkin aku tiba-tiba update blog ini gara-gara baca blog-nya temenku, yaitu mbak Lulu :D Di blog-nya berisi cerita pengalaman sewaktu jalan-jalan bareng temen-temen sekelas yang lain.

Ahh, aku baru inget kalo aku belum pernah cerita tentang sekolahku. Aku sekolah di SMK N 2 Depok, atau nama bekennya sih STM Pembangunan Yogyakarta a.k.a STEMBAYO X3 Letaknya dekat dengan Universitas Sanata Dharma~ Dan sekarang aku udah naik ke kelas 4. "Haa, kelas 4??" Iya donk, karena STM Pembangunan merupakan sekolah dengan program pendidikan selama 4 tahun. Nggak cuma sekolahku sih, ada 7 sekolah lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Agak lebay memang, karena yang di luar Jawa cuma satu, yaitu di Ujung Pandang (SMK N 5 Makassar). Kalo yang pengen tau sejarahnya, browsing sendiri ya :p

Lanjut lagi yang tadi~ Di STEMBAYO sekarang udah ada 11 jurusan, berbeda sewaktu aku daftar di tahun 2011 yang masih berjumlah 9 jurusan. 2 jurusan baru, yaitu Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Pengolahan Migas dan Petrokimia baru dibuka setahun kemudian. Saat pendaftaran, aku memutuskan untuk memilih jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, dan alhamdulillah aku diterima ^w^ Di saat itu juga, jurusan tersebut membuka 2 kelas untuk pertama kalinya. Dan karena namaku berawalan dengan abjad R, otomatis aku berada di kelas B, atau lengkapnya X TKJ B ^^"

 -- skip nostalgianya X) --

Nah, nggak terasa aja sekarang udah masuk tahun terakhir sekolah di STEMBAYO. Aku bukan kelas XII lagi, tapi kelas XIII #nyengirgaje 3 tahun pelajaran di sekolah rasanya cepat sekali berlalu dan di tahun ke-4 ini adalah waktunya untuk belajar di dunia usaha/dunia industri (DU/DI) atau biasa disebut juga PKL/Prakerin. Saat ini, aku PKL di PSDI UGM, sebelahnya Gelanggang Mahasiswa :) Aku nggak sendirian kok, karena ada Nia, Nurna sama One :D Selain itu, ada 2 anak dari SMK N 2 Pengasih yang juga PKL di sini. Jujur aja sih, walaupun gitu, sekarang aku kangen banget sama sekolah dan temen-temen sekelas yang lain T^T

Btw, mbak Lulu yang aku sebutkan tadi adalah salah satu temen sekelasku. Nama lengkapnya, Lutvi Andriani =D Rumahnya di Kaliurang lho~ #njukngopo XD Entah kebetulan atau bukan, dia bernomor absen 1 di kelas. Sedikit tambahan lagi, dia juga temen sebangku-ku yang pertama #ngekek
Foto di bawah ini adalah aku dan mbak Lulu waktu makrab di Pantai Sundak :D *sayang pantainya nggak keliatan ==a* Kalo ada yang mau tau tentang makrabnya, bisa baca di sini :3
Aku (kiri) & mbak Lulu (kanan) #selfiemode


Fiuuuh, entri ini sudah selesai~ Sebenernya, aku juga pengen cerita masa 3 tahun sekolah di STEMBAYO, tapi kapan-kapan aja lah. Nanti malah jadi kepanjangan lagi.. hahaha~

Jumat, 19 Oktober 2012

Instalasi dan Konfigurasi Samba Server di Debian 6 (Squeeze)


A. TENTANG SAMBA

Samba merupakan aplikasi Unix yang memanfaatkan protocol SMB (Server Message Block). Sebagian sistem operasi memanfaatkan SMB dalam komunikasi client-server-nya termasuk Windows. Samba berfungsi untuk melakukan sharing data/file dan printer antara sistem operasi Windows dengan sistem operasi UNIX/Linux. Beberapa manfaat dari penggunaan Samba, diantaranya:
  • Menghubungkan  setiap mesin UNIX dan Linux dengan mesin DOS atau Windows.
  • Menempatkan mesin UNIX dan Linux sebagai primary domain controller sebagaimana yang dilakukan Windows NT/2000 Server.
  • Berbagi (share) file dan printer pada semua komputer yang terhubung ke jaringan.
  • Membantu pengguna browsing di internet neighbourhood.
  • memberikan autentifikasi kepada para client yang login ke dalam suatu domain pada suatu jaringan.
Aplikasi samba dijalankan sebagai daemon, dua aplikasi utamanya adalah:
      1.  smbd
           Daemon yang memberikan layanan berbagi file dan printer dalam sebuah 
           jaringan yang menggunakan protokol SMB. smbd juga memberikan 
           autentifikasi dan otoritasi bagi client-nya.
      2.  nmbd
           Daemon yang memanfaatkan Windows Internet Name Service (WINS) dan 
           membantu client untuk browsing di network neighbourhood.

Selain daemon utama di atas, aplikasi samba juga mempunyai beberapa program pendukung, yaitu:
 a. smbclient, client dengan tampilan mirip FTP untuk mengakses smb resource share.
 b. smbtar, program yang mem-back up data yang di-share. Mirip tar di Linux.
 c. nmblooup, program yang membantu mencari nama (name looup) dengan memanfaatkan
     NetBIOS over TCP/IP.
 d. smbpasswd, program yang memungkinkan administrator mengatur password yang
     terenkripsi yang digunakan oleh samba server.
 e. smbstatus, program yang memonitor status terakhir dari share resource yang diberikan
     oleh server samba.
 f. Testparm, program kecil untuk melakukan proses debug (memeriksa parameter)
     terhadap file konfigurasi samba ( pada file smb.conf)
 g. SWAT (Samba Web Administrator Tool), program bantuan yang memberikan interface
     model web untuk mengadministrasi samba. SWAT mempermudah untuk mengedit file
     konfigurasi samba, mengatur resource share, melihat status samba terakhir dan
     dukungan file help yang sangat bermanfaat.




B.      SKENARIO JARINGAN



Skenario di atas menggunakan setting bridge pada Network Adapter Virtual PC. Skenario ini saya praktikkan bersama teman saya.


C.      LANGKAH KERJA

 
     1. Siapkan komputer dan software virtual PC.
     2. Siapkan DVD ISO Debian 6.
     3. Aturlah agar komputer fisik dapat terkoneksi dengan komputer fisik milik teman
         sekelompok menggunakan IP address yang telah diskenariokan.
     4. Sebelum menghidupkan virtual PC, aturlah network adapter virtual PC menggunakan
         setting bridge yang diarahkan ke eth0. Virtual PC yang saya gunakan adalah VMware
         Workstation.


  5. Kemudian, klik menu Edit pada VMware Workstation. Pilih Virtual Network Editor... untuk menentukan arah bridge.

  6. Nyalakan virtual PC , lalu atur IP address sesuai dengan skenario. Pada Debian
      konfigurasi IP address dilakukan dengan mengedit file /etc/network/interfaces.

  7. Lakukan penyettingan seperti pada gambar di bawah. Jika sebelumnya sudah dilakukan
      konfigurasi IP, maka beri tanda pagar "#" pada konfigurasi lama. Jika sudah selesai, 
      simpan konfigurasi file. Lalu, restart konfigurasi IP address dengan menggunakan
      sintak: /etc/init.d/networking, lalu tekan Enter.
  8. Lalu, lakukan konfigurasi IP address juga pada komputer fisik dengan menggunakan IP
      address yang sudah diskenariokan. Caranya: Start --> Control Panel --> Network and
      Internet Connections --> Network Connections. Klik kanan pada Local Area Connection
      kemudian pilih Properties. Selanjutnya, pilih Internet Protocol (TCP/IP) dan klik
      Properties. Isi IP address-nya. Jika sudah, klik OK.
  9. Ping komputer fisik menggunakan virtual PC. Lakukan juga ping komputer fisik & 
      virtual PC milik teman.


   10Sekarang saatnya melakukan instalasi samba server. Ketikkan sintak: apt-get install 
            samba samba-client swat
            Saat proses instalasi, kita diminta untuk mengisi workgroup yang akan kita gunakan. Isi saja sesuai dengan keadaan jaringan lab. Misal: WORKGROUP

     11.  Selanjutnya, buat direktori, misal: kel10.
     12.  Untuk mengecek keberadaan direktori tersebut, ketikkan ls, tekan Enter.
     13.  Kemudian, ubah mode direktori menjadi 777.
     14.  Lalu, agar folder samba yang akan di-share bisa diakses, perlu dilakukan penambahan
            user  khusus samba.
            Perintah useradd diatas hanya berfungsi menambah user saja. Agar user tersebut bisa
            mengakses direktori samba, user tersebut perlu diberikan password khusus untuk login
            ke samba. 

     15. Untuk memberi password pada user khusus tersebut, ketikkan sintak: smbpasswd -a
            "nama_user", tekan Enter. Kemudian, isikan password yang diinginkan dan tentunya
             mudah diingat 
      16.  Untuk melihat user apa saja yang terdapat di sistem, baca file /etc/passwd.

      17.  Berikunya, lakukan konfigurasi untuk direktori kel10. File Konfigurasinya adalah /
               /etc/samba/smb.conf
Isi file /etc/samba/smb.conf



      18.  Kemudian tambahkan sintak seperti yang ditunjukkan di gambar paling bawah file  
              /etc/samba/smb.conf
      19.  Setelah itu, simpan konfigurasi file. Kemudian, jangan lupa untuk merestart service 
             samba. Sintaknya: /etc/init.d/samba restart tekan Enter.
      20. Bukalah File Browser. Masuklah ke dalam direktori kel10 yang ada di file system. 

        21. Tambahkan file-file yang ingin di-share.

        22. Setelah pengkopian file selesai, saatnya pengujian samba server. Buka File Browser, lalu 
              akses IP address server samba seperti pada gambar berikut.
Klik Go--> Location… atau Ctrl+L


Ketikkan IP address samba server.


Lalu, double click pada folder sharing.


Kemudian, kita akan diminta mengisi Username,Workgroup serta Password sesuai dengan pengaturan user yang dilakukan tadi. Pilih Connect.
Jika log in berhasil, maka tampilan File Browser akan jadi seperti gambar di atas.

       23. Selesai dengan Debian, lakukan pengujian juga pada komputer fisik (Windows XP).  
             Ketikkan IP address samba server.  Kemudian, kita diminta melakukan autentifikasi 
             dengan mengisi Username dan Password.
 
     24.  Jika login berhasil, maka tampilannya juga sama persis dengan pengujian yang dilakukan pada Debian tadi.




Yossh~!! Selesai sudah konfigurasi Samba server-nya XD
Oh iya, sebenarnya tugas ini adalah tugas kelompok membuat Samba server dan FTP server. Nah, ini link FTP Server saya :3

Selamat mencoba~! :D